Love is Simple

image

Love is simple
Cast : Kibum, Amber Liu // Genre : Romance, Fluff // PG-13 // ficlet
.
.
Summary : Ki adalah pria yang banyak bicara dan sedikit bergerak. Tapi saat bersama Amber semuanya terasa berbeda.


Namaku adalah Kim kibum—tapi, banyak orang memanggilku Ki yang biasa ditulis Key karna mereka bilang nama kibum sangat pasaran.
Aku adalah salah satu pecinta girl band.
Aku adalah ketua kelompok menari saat kelas seni dimulai.
Aku adalah Ki yang selalu berbicara panjang lebar—kapan pun dan dimana pun. Tapi aku juga Ki yang selalu membisu saat seseorang bernama Amber itu berada di dekatku.
Gadis dengan dandanan hoodie yang aneh tapi tetap menawan di mataku.

Jatuh cinta itu mudah untuk banyak orang. Dalam detik pertama saat ia melihatmu misalnya—itu lebih dari cukup untuk membuatmu melayang ke angkasa udara.
Begitu juga denganku.
Cinta itu menyenangkan untuk banyak orang. Setiap kau memikirkannya maka bibirmu akan membentuk lengkung secara otomatis—lebih mirip seperti robot bodoh yang di tekan tombol ‘on’nya
Begitu juga denganku
Menyatakan cinta itu mengandung sejuta arti untuk banyak orang.  Ketika kau memintanya untuk menjadi pacarmu—pasangan hidupmu—seseorang yang spesial, jantungmu seakan melompat keluar dari balik dadamu dan menari-nari gembira dengan gaya gangnam style.
Begitu juga denganku
Tapi nyatanya Aku tidak bisa melakukan pernyataan cinta yang normal untuknya..
Seperti mengajaknya pergi ke pantai yang sepi sambil memainkan gitar ukulele dengan latar belakang matahari tenggelam—aku tidak bisa! karna Amber, gadis yang kusukai itu bahkan bisa memainkan hampir seluruh instrumental musik. Dan itu berarti permainan Ukuleleku yang payah tidak akan pernah membuatnya terkesan!
Aku tidak bisa mengajaknya makan malam romantis di restoran prancis atau restoran eropa manapun dengan lilin-lilin yang bertebaran di sekitar kami—Aku tidak bisa! karna Amber, gadis yang kusukai itu mungkin akan menggaruk pantatnya dengan gaya super aneh karna dia  alergi dengan kursi beludru. Dan itu berarti dia akan lebih banyak menggaruk daripada mendengarkan aku bicara!

Aku tidak bisa membeli kertas warna banyak-banyak lalu menempelkannya di tembok sampai membentuk kata ‘I Love You’—aku tidak bisa! Karna Amber, gadis yang kusukai itu benci dengan pencemaran lingkungan. Mungkin saja ia akan berteriak histeris sambil merobek kertas-kertas itu sampai menjadi potongan kecil-kecil karna seseorang telah mengotori tembok rumahnya.

Aku tidak bisa membeli bunga, coklat atau barang apapun yang biasanya disukai banyak wanita—yeah, aku tidak bisa! Karna nyatanya Amber gadis yang kusukai itu lebih mencintai CD Rock-metal, ikat pinggang gambar tengkorak dan topi gaya hip hop sebagai hadiah untuknya.

Nyatanya aku tidak bisa menemukan cara ‘menyatakan cinta’ yang normal karna Amber juga bukan gadis yang normal..
Amber tidak pernah memakai rok terusan atau celana denim yang bergambar kupu-kupu seperti milik Jinri.
Amber tidak pernah memanjangkan rambutnya seperti milik Soojung.
Amber tidak pernah memakai make up—atau bahkan satu olesan bedak seperti Jessica.
Amber.. dia memiliki sesuatu yang lebih menarik dari seluruh wanita yang pernah kutemui. Aku menyukainya walaupun dia selalu memakai celana belel kemana-mana, aku menyukainya walaupun dia memiliki rambut sependek Jonghyun dan membuatnya terlihat mirip dengan sahabatku itu, Aku menyukainya..
Yah.. aku menyukainya asalkan dia tetap Amber.
Amber yang tidak pernah menjadi gadis normal, tetapi dia selalu menjadi yang ‘spesial’ di hatiku.

….
Jadi disinilah aku berada—di depan kantin dengan satu tangkai bunga hampir layu sambil menengok ke segala arah untuk mencari sosok Amber yang biasanya menyamar di antara anak lelaki.
“Ki!” itu dia! Amber baru saja memanggilku dengan nampan yang dipenuhi makanan berkalori tinggi. “Hei, kau tidak mengantri makan siang? Minho dan Chanyeol mungkin akan menghabiskan sisa pudingnya jika kau tidak bergegas” Oh yeah, puding? Tapi aku tidak punya waktu untuk itu..

“Amber ada yang ingin ku katakan sebenarnya..” tenggorokanku terasa tercekat saat harus merangkai satu persatu kata-kata cinta itu di dalam otakku. “Aku men—“

“Kau mengompol?”
“Apa?— bukan!”
“Kau mengobrol?”
“Bukan! Amber..”
“Tidak, tidak tunggu dulu! biarkan aku yang menebaknya sampai akhir!” Amber terus berpikir dengan seluruh otak yang dia miliki sampai aku tidak tahu lagi tentang apa yang sedang kami lakukan saat ini.
“Kau menyontek!! Benar’kan?” dia tertawa bahagia saat berhasil menebak kata bodoh itu. Oh seseorang siapa saja, tolong katakan padanya jika aku menyukainya!

“Apa susahnya sih untuk bilang ‘suka’ pada seorang gadis?” Jonghyun bersengit saat kuceritakan padanya tentang kegagalanku menyatakan cinta untuk yang kesekian kalinya pada gadis itu. “Kau saja yang terlalu bodoh!”

Yeah bodoh, tapi nyatanya aku memang selalu merasa idiot ketika bersamanya. Kalimat-kalimat cheesy yang tadi malam telah kuhapal di luar kepala tiba-tiba hilang begitu saja saat menatap matanya.

“Kau tidak mengerti bagaimana dia selalu menghipnotisku saat kami bertemu” Minho tergelak di samping kami—juga Jinki yang saat ini melemparkan bantalnya tepat ke depan wajahku.
“Amber bukan tukang hipnotis, bodoh! Dia hanya seorang gadis yang agak ‘tomboy’.  itu saja!”
“Kau tidak mengerti karna kau tidak sedang jatuh cinta padanya” Minho terkekeh lagi dan akhirnya meletakkan sebelah tangannya di bahu kiri milikku.
“Well, aku memang tidak tahu. Tapi, jika kau benar-benar menyukainya. Aku yakin kau akan menemukan satu cara yang tepat untuk mengatakannnya”

Jika aku benar-benar menyukainya?
Yah.. Aku menyukainya—aku sangat menyukainya dan itu berarti aku masih memiliki kesempatan untuk menyatakan perasaanku pada Amber.

Kesempatan

Cinta itu mudah—seperti meniup gelembung permen karet yang meledak di luar mulutmu.

Hari ini senin—dan itu berarti aku akan menghabiskan beberapa puluh menit hanya untuk piket kelas bersama Amber sepulang sekolah.

Tidak ada yang berbeda darinya selama beberapa minggu ini.
Amber yang selalu kuat mengangkat kursi-kursi itu keatas meja sendirian.
Amber yang selalu tahan dengan debu yang bertebaran kemana-mana saat ia membersihkan langit-langit kelas.
Dan Amber yang selalu menyuruhku menunggunya membersihkan kaca jendela sebelum kami pulang.

Yah.. Amber yang semacam itu yang selalu kuingat sebagai gadis ‘spesial’ku. Dan perasaan itu meledak begitu saja—sama seperti gelembung permen karet.

“Amber, kau ingin jadi pacarku?”
Amber melotot tidak percaya—begitu juga denganku.
Apa yang baru saja ku katakan padanya? Hal itu terjadi begitu saja—seperti mulutku yang memiliki pikirannya sendiri
“Ap-apa yang kau katakan?”
Suasana kami canggung dan Amber masih menungguku untuk melanjutkan kalimat setelahnya.
“Ya, Aku menyukaimu—“ aku seperti kehabisan nafas saat mengatakannya. “Aku sangat menyukaimu”
Amber masih tidak bergerak. Dia diam seperti boneka manequin yang biasanya berdiri di etalase-etalase toko. Ohhh, matilah kau Kim kibum!
“Ya, aku mau..”
“Mau? Kau mau apa? Kau mau menonjokku?” Aku telah bersiap dengan kuda-kuda payah yang kumiliki untuk menghalau serangannya. Tapi nyatanya Amber tidak menendang atau menghancurkan tulang rusukku seperti yang telah ku bayangkan sebelumnya. Dia hanya memukul bahuku lemah sambil sedikit tersenyum canggung.
“Aku ingin jadi kekasihmu, bodoh!”
Aku melongo
Bibirku terbuka sangat lebar—dan aku tahu jika wajahku saat ini akan kelihatan kacau di matanya.
Oh ya? Tapi aku tidak peduli dengan semua itu.

Pacar—berarti pasangan—seseorang yang bisa kuakui sebagai milikku?
Seketika itu aku tersenyum dan mengenggam tangannya untuk memasuki bis nomor 14 yang selalu menjadi rute arah pulang kami.
“terimakasih”
Nyatanya Cinta itu memang sederhana seperti makan permen karet.
Kau tidak perlu bermain ukulele di pantai, menyewa restoran prancis, atau membuang-buang uangmu hanya untuk menghiasi dinding dengan kertas-kertas warna.

Cinta itu sederhana saat kau bilang ‘ingin jadi kekasihku?’ dan dia menjawab ‘iya’

END
Halo-halo-halo Ziaaa??? Udah baca ff ini’kan???? gimana Key-bernya?? Kekeke lagi demen banget sama lagu K.will Day1.
Jadinya Otak pengennya bikin ff fluff terus deh *alahhh. Sori nih request lo baru di realisasikan sekarang (padahal mintanya dari jaman kelas 11). Hehehe punya request ff castnya siapa lagi nih? Siapa aja gua bikinin deh.. soalnya sekarang gua nonfandom, jadi emg lagi gak naro hati dimana-mana. BTS, atau B.A.P yang lo demenin itu juga boleh kok gua bikinin ffnya. (asal jangan ff taebaek sama Kyuyoung, awas lu!) Kaistal ajaaaaa…. padahal diem2 gue sirik setengah mati sama mbak Soojung
(Mention ke twitter gua dong, ntar gua follow deh, tapi jangan retweet twitternya justin bieber mulu ya *peace . Gua nyari akun lo susah banget tahu!) Dm nomor lo yang aktif juga deh.
Oh ya.. sekalian juga dong lu keliling2 wp gua *promosi//hehe

Advertisements

9 thoughts on “Love is Simple

  1. selaluuu.. yg genre fluff itu selalu yg bikin org senyum2 sok manisnya -nunjuk diri sendiri- dan naasnya gatau tempat dia skrg dimana.. hufft ini derita saya! *plak*
    aku bayangin loh ini ttg key si eomma dari para anak shinee, raja style karena dia memang yg paling up-to-date -ngalahin si tetem yg paling cantik- dan amber yg.. ehem…ehem…” ga mau jelasin ahh tp amber jg msk fav idol sih dg dandanannya yg super kereen tp aslinya dia jg cantiiiiik…

    ahh, aku suka ceritanya.. sumpeh *alahh
    aku suka pokoknya. ditunggu yah karya selanjutnya~^^

  2. Ciattttttty aku suka banget ama ni cerita dari awal baca ampe akhir bibir ga berhenti nge lebar(apaan coba)ampe di kira orang gila dah ama si nenek,akh authornim suka banget nih ama cerita,udah kaya baca novel aja ini mah,feel nya loh dapet banget, akh sungguh manisssssnya.well,thank ya buat ceritanya and genre fluf nha aku paling sukaaaa,bikin ff kim himcan dong,soalnya lg suka dia nih.ok teyep semangat ya.
    oh iya fb aku di konfir dong thor
    (sulastri seokyu),boleh dong aku mau minta pw nih(modus)kalo twiter aku ga punya soalnya^^

  3. Ok deh.sama oc aja pasangannya biar feel nya lebih kerasa banget kkk,soalnya aku juga ga tau dia coupelan ama siapa kkkkk,efek orang terasingkan wkwkwk.well,etap semangat ya untuk authornya,sebenernya authornya ini line berapa ya?

  4. aaaahh kannn.. so sweet bgt!! sumpah gua jadi bener2 ngebayangin kalo key malu2 gitu mau bilang suka sama amber,secara kan gua keyber shipper banget dari duluu. makasih yaa kaann,ehh tapi lain kali lu bikin ff keyber tapi ceritanya ambernya dong yg naksir sama key 😀 wkwk

    1. Alahhh telat lu komennya *tapi gpp ding daripada ini post-an sepi kaya kuburan. Sip sip oke oke.. ntar gua mention kalo ada ff baru lagi yang castnya keyber ya!

  5. ok saya mau ngaku kalo saya yg seorang wanita tulen jatuh cinta sama Amber for real ok setelah CL sama Sohee , Amber wanita ketiga yg berhasil menempati hati gw aigoooo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s