In Heaven : In This World

image

In Heaven : This World
Cast : Kyuhyun, Seohyun // PG-14 // Romance, sad // Drabble
.
.
.
Summary :‘ tidak ada satu hal pun yang ku inginkan di dunia ini selain kebahagianmu’

….
Kyuhyun telah bersiap dengan jas hitam dan dasi bergaris yang melekat pada tubuhnya. Seperti biasa—tampan, dan Seohyun selalu mengagumi wajah suaminya itu diam-diam. Mereka saling memandang satu sama lain, beberapa detik hingga kemudian mata Seohyun kembali teralih pada omelet di penggorengannya.
“Kau jatuh cinta lagi padaku?” Kyuhyun terkekeh pelan saat ia melingkarkan kedua lengannya pada pinggang seohyun yang ramping. Mereka tidak bergerak selama beberapa detik. Hanya saling menghirup aroma masing-masing tanpa ingin peduli, jika saat ini matahari mulai meninggi dan meninggalkan jejak sinarnya kemana-mana.
“Aku merindukanmu, Kyu” gumam Seohyun lirih, hingga Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatapnya heran.
“Aku tepat berada di belakangmu”
“Aku tahu. Aku hanya merindukanmu, apa tidak boleh?” Kyuhyun tersenyum, lalu setelah itu ia mengusap lembut pipi Seohyun sebelum mengecupnya pelan.
“kau selalu boleh merindukanku—kapanpun”
“Maukah kau mengabulkan permintaanku?”
“Hm ..?” Mereka masih bertahan di posisi itu, saling memeluk satu sama lain di depan meja dapur yang menunggu untuk dibersihkan. “apa yang kau inginkan?”
Seohyun terdiam, dan dengan irisnya yang berwarna coklat, ia menatap wajah Kyuhyun dalam-dalam. “Hari ini, pulanglah lebih awal agar kau memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat”
“Baik”
“Minggu depan, mulailah berolahraga—perutmu akan semakin besar jika kau tidak melakukannya” Kyuhyun mendesah kuat-kuat sebelum ia menjawabnya.
“Baiklah..”
“Kau harus membiasakan dirimu makan sayuran! Aku tidak ingin kau mengeluh lagi tentang makanan itu”
“Hm”
“Jangan pernah lupa makan dan berhenti membuat orang lain di sekitarmu khawatir”
“Ya, Nyonya cho”
“Dan..” Seohyun menatap wajah Kyuhyun sekali lagi sebelum ia menenggelamkan seluruh wajahnya ke dalam pelukan pria itu “berbahagialah, karna kau selalu membuatku jatuh cinta ketika tersenyum”
“Yeah aku tahu. Pesona Cho Kyuhyun sangat besar bukan?” gumam Kyuhyun sambil tersenyum dan membalas pelukan itu. “dan berjanjilah padaku untuk selalu berada disini—di sisiku” ada jeda beberapa menit sebelum ia menghirup nafas dalam-dalam dan melanjutkan ceritanya. “Kau aneh belakangan ini. Bicaramu bahkan selalu aneh seperti orang yang akan meninggalkan dunia ini. apa yang sedang kau sembunyikan dariku?”
“Tidak ada, tidak ada apapun” Kyuhyun tersenyum pelan, lalu setelah itu tangannya bergerak untuk mengacak rambut Seohyun dan mengecup keningnya.
“Bagus, karna jika kau menginginkanku bahagia—maka kau harus selalu ada di sisiku untuk membuatku tersenyum. karna sungguh, tidak ada satu hal pun di dunia ini yang mampu membuatku bahagia selain dirimu” Kyuhyun menatap wajah Seohyun dalam-dalam sebelum ia menyelesaikan percakapan panjang mereka pagi itu. Lalu, tepat saat Kyuhyun telah berada di pintu depan dengan menggunakan sepatu hitam kebanggannya. Ia mencium bibir Seohyun lama-lama, sedikit melumatnya dan setelah itu air matanya jatuh sedikit demi sedikit. Air mata bahagia.
“aku mencintaimu”
“Aku tahu” Seohyun mendesah kuat-kuat sambil membuang nafasnya “aku juga… mencintaimu”
Kyuhyun tersenyum sambil melambaikan tangannya sampai pintu tertutup. Menyisakan Seohyun yang saat ini menatap hampa apartement itu tanpa dapat melakukan apapun. perlahan-lahan ia membuka rak dapur paling atas dan menemukan satu botol penuh berisi obat. Jika ia ingin pergi ke surga—jika ia ingin berjalan di surga dan menemukan anak mereka, setidaknya Seohyun harus meminum minimal setengah dari isi botol itu.
Membiarkan cairan itu mengalir di dalam tubuhnya sampai mungkin ia mengejang dan kesakitan di dalam apartementnya yang kosong. Seohyun membuka tutup botol itu perlahan-lahan, takut sesuatu akan mengenainya dan membuat isi botol itu tumpah begitu saja. tapi nyatanya tidak ada apapun yang bisa menjatuhkannya—walaupun itu angin puyuh sekalipun. Karna Seohyun menggenggam botol itu dengan erat, sangat erat.
Satu ..
Dua ..
Tiga .. dan tepat ketika Seohyun menempelkan bibirnya pada botol itu sesuatu seperti menyentak pikirannya. Membisikkan kalimat yang tidak ingin Seohyun dengar saat ini.
‘Jinri—bayi kecil kita saat ini telah berada di surga. Kau mau’kan memaafkanku karna telah membiarkannya pergi lebih dulu?’
‘kau boleh melakukan apapun padaku selama itu membuatmu bahagia. Tapi tolong, jangan pernah melakukan hal bodoh seperti ini. ak-aku tidak bisa jika harus hidup di dunia yang tidak ada kau di dalamnya’
‘Bagus, karna jika kau menginginkanku bahagia—maka kau harus selalu ada di sisiku untuk membuatku tersenyum. karna sungguh, tidak ada satu hal pun di dunia ini yang mampu membuatku bahagia selain dirimu’
‘aku mencintaimu’
Seohyun akhirnya menangis karna ia tidak bisa lagi menyembunyikan kesedihannya. Kalimat terakhir, saat Kyuhyun mengatakan jika ia mencintai Seohyun bagai sebuah kaset rusak yang berulang-ulang diputar di dalam otaknya.
‘aku mencintaimu’
‘aku mencintaimu’
‘aku mencintaimu—disini dan di surga nanti’ dengan keyakinan seperti itu yang membuatnya sanggup untuk melakukan hal keji seperti ini lagi—bunuh diri, seperti beberapa bulan yang lalu saat ia mendengar berita kematian Jinri pertama kali.
Lalu kenapa sekarang ia harus ragu-ragu tentang keputusannya? bukankah Kyuhyun sudah memastikan jika ia akan tetap mencintainya jika mereka bertemu di surga nanti? Jadi kenapa ia harus ragu dan bukannya langsung meminum semua cairan obat itu dalam sekali waktu?
Seohyun terisak lagi, tubuhnya terhempas begitu saja di lantai dapur yang kotor sambil meneriakkan nama jinri berulang-ulang. Bayinya—bayi perempuannya bersama Kyuhyun yang meninggal karna sebuah kecelakaan.
“SEOHYUN!!!” terdengar suara Kyuhyun yang berteriak kemana-mana dari arah pintu depan. masih dengan wajah yang menegang dan keringat yang membasahi dahinya. Ia mencari Seohyun ke semua ruangan—lalu berakhir di dapur apartementnya dan mendapati istrinya itu dalam keadaan kacau. “Seo..”
Kyuhyun melirik botol obat yang masih penuh berada di dalam genggaman istrinya, juga posisi Seohyun yang melipat kedua kakinya sambil terisak. Walaupun hatinya juga terluka melihat hal ini—tapi tidak ada yang bisa ia lakukan selain mendesah lega. Ia memang pria bodoh—sangat bodoh karna baru menyadari keanehan ini saat tadi membuka pintu mobil.
“Jinri..” Seohyun masih melirihkan nama itu berulang-ulang. Sangat pelan dan lemah hingga membuat Kyuhyun mendekatinya dan memeluk tubuhnya erat. “Jinri ..”
“Aku tahu, menangislah”
“Aku merindukannya”
“Aku juga”
“sangat merindukannya”
“Ak-aku juga” Kyuhyun menahan air matanya agar suaranya tidak bergetar. Tapi bagaimanapun ia mencoba menahan, air mata itu tetap mengalir melalui pipinya. membuat seluruh wajahnya basah dan memerah. “Ak-ku juga sangat merindukannya”
“Aku ingin bertemu dengannya, aku ingin memeluknya, aku ingin melihat wajahnya, aku ingin.. aku ingin..” tubuh Seohyun bergetar, ia tidak mampu lagi menahan perasaan yang telah ia simpan selama berbulan-bulan ini, dan sebelum Seohyun melanjutkan kalimatnya Kyuhyun melumat bibirnya perlahan sambil menyingkirkan botol obat itu dari jemari Seohyun.
“Aku mencintaimu, tidak cukupkah hal itu untuk membuatmu terus berada di sisiku?” Seohyun hanya diam—mencoba untuk tidak peduli pada apa yang dikatakan Kyuhyun saat ini. lalu ketika Kyuhyun perlahan membuka kancing kemejanya, pria itu berbisik lembut hingga membuat jantung Seohyun melompat begitu saja. “karna sungguh, tidak ada satu hal pun yang ku inginkan di dunia ini selain kebahagianmu”

FIN


Aneh ya? Kayanya butuh sequel lagi //garuk-garuk kepala// iya kayanya.. yaudah ntar kalo moodnya lagi bagus di bikinin deh.
Dan lagi-lagi tanpa sadar saya bikin ff ini jadi panjang *padahal niat awalnya gak gitu. Yaudah deh, makasih buat readers yang selama ini udah nungguin saya balik dari hiatus.
Happy Sunday ^^

Kalo mau beli baju korea murah .. kunjungi Sundayshopp ya!

Advertisements

21 thoughts on “In Heaven : In This World

  1. Wuah, seo keterLaLuan masak tega ninggaLin kyu, pke mw bunuh diri segaLa! Seo terLaLu merindukan bayi mereka yg udh meninggaL, tapi jgn bunuh diri juga kan kasian sma kyu. Untung gak jdi, dan untung kyu nya juga cpt datang. Jgn berpikiran bodoh ya seo. Next part ditunggu keLanjutannya, missing nine juga ditunggu bgt. Hehe

  2. ahhh seo plis.bikin lagi aja m kyu…
    jangan ninggalin kyu…
    itu maksud dari ucapan kyu pada bagian terakhir apa coba…

    butuh sequel sebenarnya…hehe

  3. Sedih bnget aku mewek #plak Seo kog mngmbil pintas bunuh diri karna rindu anaknya kan bisa buat lagi ama kyu,,untung aja kyu meresapi/? Keanehan istrinya itu….. Yg dibagian akhir itu apa maksudnya…,,ff missingnya juga ditunggu ya hwaiting

  4. ???? butuh sequel authornim karna jujur ini gantung tp aq suka ff nya smoga seokyu bs bahagia & dpt anak lg .ditunggu ff yg lainnya 🙂 😀 ❤ ❤ ❤

  5. wait wait tu kenapa buka kemejaaaa
    aku kirain seohyun bakalan mati eh malah ngerencanain bunuh diri. kasihan yaaaa. padahal suaminya si kyuhyun udah janji mencintai istrinya, seohyun

  6. gila sedih banget T_T untung kyuhyun masuk lagi pas seohyun mau bunuh diri:<
    ehem.. scene terakhirnya mau pada ngapain buka buka kancing wkwkw xD

  7. seo jgn ampe bunuh diri gt..nanti kasian kyu.
    ya wlw anak kalian udh ga ada tp jgn brpkiran sempit gt..
    mdh2n stlh ini datang kebahagiaan buat mrka

  8. eh? ini sequelnya yg kemaren yak? aku lupa sebelumnya *garukkepala* ya udah baca lagi deh kalo sempet. emang sequel need ini sampe baby taem lair *kanmiripjinri* kkk. eh? itu olshop sendiri? diskonan ga? kkk. ditunggu sequelnya, hahaha modus!

  9. pasti sakit bgt jadi seo yah
    tp lebih sakit jd kyu harus kehilangan anaknya, harus liat istri yg di cintanya terpuruk bahkan sampe mau bunuh diri.
    ini bener2 butuh squel eonn. di tunggu ya eonn tp yg romance hehe

  10. Hastagah untung ga jd bnuh diri … sedih liat seo frustasi bgtu… hihihi kalau ada sequel,boleh chingu ^^ tegang bgt td bcanya… krain seo ngidap suatu pnyakit,sekalinya mau bnuh diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s